Ada yang tahu Muzammil Hasballah?

Itu lho anak ITB (sekarang udah jadi alumnus) yang sempat viral di Yutub karena suara merdunya melafadzkan ayat-ayat Al-Quran.

Kang Muzammil yang hafal Al-Quran 30 juz ini menyempatkan waktunya untuk berbagi inspirasi tentang Al-Quran Senin (29/5) di Masjid Salman sembari menanti waktu berbuka puasa.

Acara ini merupakan rangkaian dari kegiatan “Ekspedisi Ramadhan” Masjid Salman ITB Bandung. Ratusan peserta antusias menyimak kisah yang bikin hati jadi menye karena malu sama diri yang terkadang jauh dari Al-Quran.

Sumber: instagram ekspedisiramadhan

Setelah sesi kajian berakhir, kegiatan berlanjut dengan solat magrib, buka bersama, dan sholat tarawih dengan diimami suara merdu kang Muzammil.

FYI, dari magrib sampai tarawih jumlah jamaah sangat membludak.

Ribuan jatah nasi untuk buka puasa saja tidak cukup untuk mengisi semua perut yang hadir di sana. Jamaah tarawih juga sampai luber-luber ke halaman dan teras kantin.


Buat muslim, tentunya Al-Quran dijadikan pedoman hidup. Katanya eh katanya.

Tapi pada kenyataannya, udah sering interaksi sama Al-Qur’an belum? Hiks, tanya sama diri sendiri saja.

Berikut tiga pokok berinteraksi dengan Al-Quran yang disampaikan oleh kang Muzammil.

 

1. Membaca Al-Quran.

Setiap huruf dalam Al-Quran berbonus kebaikan. Apalagi di bulan Ramadhan.

Setiap ayat quran punya hikmah. Sama mulianya. Mau sebanyak, mau sedikit, paham tidak paham baca saja. Udah banyak pahalanya.

Di bulan biasa saja satu huruf sudah dapat 10 kebaikan, apalagi di bulan Ramadhan. Berlipat lagi 10 kali lipat. What a jackpot. Yang penting mah ikhlas weh bacanya.

 

2. Membaca dengan pemahamannya.

Untuk bisa paham, kita bisa cari dari kajian-kajian, membaca terjemahan, membaca kitab tafsir, dsb.

Membaca saja sudah berpahala, apalagi tahu artinya kan ya. Jadinya enak kalau pas sholat imamnya baca surat yang puaaanjang dan kita tahu artinya, kita bisa ikut menghayati hingga masuk ke ulu hati.

Bukannya malah nangis karena suratnya kepanjangan hehe.

 

3. Menghafal Quran

Ini nih yang super duper mega dahsyat kemuliannya. Kata Kang Muzammil, penghafal Qur’an bisa memberikan mahkota bercahaya buat orang tua di surga.

Ternyata Kang Muzammil ini udah dididik untuk dekat dengan Al-Quran sejak usia dini oleh orang tuanya.

Sebelum ngaji-ngaji ke ustadz dari luar, Kang Muzammil sudah diajarkan Qur’an oleh orang tuanya.

Makanya, yang ngejleb adalah, kalau pengen anaknya rajin berinteraksi dengan Al-Quran apalagi sampai hafal, ya orang tuanya dulu yang kasih contoh.

Semoga bisa kita terapkan ya gais. Ramadhan pun makin berkah dan bahagia 🙂

[Teks&Foto: Evy]

 

Don’t forget to follow IG: @salmanitb @ekspedisiramadhan | LINE: @ekspedisiramadhan
Facebook: facebook.com/salmanitbdotcom | situs: p3r.salmanitb.com