Dear Temali, lamaranku ditolak si dia. Hiks. Padahal.. SHE’S MY EVERYTHING (buset capslock)! Aku kudu piye?

Turut berduka cita bagi kamu-kamu, yang lamarannya baru aja ditolak. Heuheu.

Tapi, soal penolakan, ada sejumlah orang di dunia yang beberapa kali ditolak (sama investor coba), eh tapi setelahnya bisa bikin karya keren! Bukannya nelangsa, tapi malah berdaya.

Kenapa bisa ditolak, padahal sebenarnya ide inovasinya keren?

Adakalanya, ide mereka dianggap gila, tidak memungkinkan, dan lain sebagainya. Ini karena ide tersebut adakalanya menantang status quo yang sudah berlaku.

Antimainstream, coy.

Faktor lain, tentu karena gap pengetahuan si penemu ide yang belum nyantol dengan masyarakat kebanyakan.

Namun, melalui beberapa pembelajaran dan perjalanan — akhirnya beberapa ide gila itu pun menjadi diterima khalayak luas. Bahkan mendatangkan keuntungan yang besar jumlahnya!

Yuk, simak kalimat penolakan bagi inovasi-inovasi yang jadinya bakal keren ini!

Telepon

“‘Telepon’ ini memiliki terlalu banyak kekurangan untuk dianggap serius sebagai alat komunikasi. Perangkat ini tidak berharga bagi kita. “

Memo internal Western Union, 1876 tentang inovasi telepon.

Mobil

“Saya tidak percaya adanya kereta bermotor (mobil) akan menggantikan keberadaan kereta kuda kuda”

Mr. Scott-Montague, MP, di Britania Raya in 1903.

Radio

“Kotak musik nirkabel ini tidak memiliki nilai komersial. Siapa yang mau membayar pesan yang dikirim pada seseorang yang tidak spesifik?”

David Sarnoff’s Associates menolak proposal permintaan investasi untuk radio di tahun 1920s.

Film Bersuara

“Siapa sih yang mau mendengar aktor bicara?”

H.M. Warner (Warner Brothers) ketika menolak proposal untuk film dengan suara pada tahun 1927.

Aspirin

“Produk itu (Aspirin) tidak berharga.”

Surat yang dikirim oleh Heinrich Dreser, kepala Institut Farmakologi Bayer, ketika menolak penemuan aspirin dari Felix Hoffmann. Pada saat itu, Bayer memiliki obat penghilang nyeri unggulannya bernama diacetylmorphine.

Obat alternatif ini kabarnya membuat pekerja pabrik berhalusinasi dan merasa menjadi ‘heroik’. Itulah sebabnya Bayer memutuskan untuk menamai obat tersebut dengan nama ‘heroin’ tersebut.

Kemudian, karena efek sampingnya, Bayer memutuskan untuk menarik heroin keluar dari pasar. Komisaris Bayer akhirnya turun tangan untuk menolak keputusan Dreser. Ia menerima aspirin sebagai obat penghilang rasa sakit utama Bayer.

Hingga kini, lebih dari 10 miliar tablet aspirin ditelan setiap tahunnya.

Mesin Fotokopi

“Siapa sih yang ingin menyalin dokumen di kertas biasa???!!!”

Surat penolakan pada tahun 1940 kepada Chester Carlson, penemu mesin XEROX. Lebih dari 20 perusahaan menolak gagasannya yang dirasa “tidak berguna” antara tahun 1939 dan 1944.

Namun, saat ini, Rank Xerox Corporation memiliki pendapatan tahunan dalam kisaran satu miliar dolar.

Federal Express

“Konsepnya menarik dan tersusun dengan baik. Tapi agar nilai paper-mu lebih dari ‘C’, gagasan ini harus masuk di akal.”

Tanggapan profesor universitas Yale menanggapi paper yang dibuat Fred Smith yang mengusulkan layanan pengiriman semalam. Smith kemudian menemukan Federal Express.

Apple PC

“Kami datang pada Atari dan berkata pada mereka ‘Hei, kami punya hal menakjubkan, lho! Bahkan sepertinya cocok dengan apa yang Atari buat. Mau mendanai kami? Atau Anda bisa membayar kami, kami bisa bekerja buat Anda’ .

Dan jawabannya, ‘Tidak’ .

Akhirnya kami pergi ke perusahaan Hewlett-Packard, dan mereka berkata ‘Kami tidak butuh kamu. Kamu belum lulus kuliah!’”

Cerita Founder Apple, Steve Jobs saat berusaha untuk menarik perhatian Atari and HP agar menilik PC buatannya dan Steve Wozniak.


Tentu, inovasi-inovasi keren pun perlu dimodifikasi kembali agar khalayak bisa menerimanya. Inovator perlu berupaya memahami selera pasar.

Begitu juga ide gilamu. Adakalnya, kita harus sejenak rendah hati — mengevaluasi ide gila kita untuk mensinkronisasikannya dengan kebutuhan masyarakat.

Jangan baper ketika ditolak, ditolak ide inovasinya, ditolak lamarannya– tapi jadikan buat jadi bekel membangun diri lebih keren lagi! Hosh![Tristia]

 

Sumber:  http://innovationexcellence.com/blog/2016/12/19/10-great-ideas-that-were-originally-rejected/