Lem. Siapa yang tak mengenal barang ini. Dalam kehidupan sehari-hari, peran barang yang satu ini sangat bermanfaat. Ya kannn. Ketika ada barang yang rusak atau ketika kita ingin mengembalikan sesuatu ke bentuknya semula, kita pasti butuh lem.

Jenisnya juga sangat banyak, bergantung pada objek yang dituju. Misalnya, lem kertas untuk merekatkan kembali kertas, atau lem kayu untuk menyambung lagi kayu yang patah, atau lem jantung. Lho ? Lem Jantung ? Buat apa ? Buat merekatkan jantung ? Yaps, persis.

Sebenernya sih dunia kedokteran sudah sangat lazim dengan yang namanya lem untuk merekatkan sel-sel atau jaringan-jaringan hidup, bahkan keberadaan lem untuk tujuan ini sangat dibutuhkan. Kali ini para ahli menciptakan lem bedah yang katanya sih memiliki keunggulan lebih jika dibandingkan dengan lem-lem yang sudah ada pernah ada.

“Perekat yang terinspirasi siput itu sangat elastis dan kuat,”

kata Jianyu Li peneliti di Institute Wyss, Universitas Harvard seperti dikutip dari Live Science, Kamis (27/7/2017). Ya, perekat ini sih katanya terinspirasi dari lendir siput besar. Nama latinnya Arion subfuscus. Siput ini biasa ditemukan di Amerika Barat dan Eropa coyy.

Lendir ini berwarna kuning dan lengket serta bisa menempel pada permukaan yang basah. Struktur lendir ini tersusun atas molekul-molekul yang terbentuk dari dua jenis ikatan, yaitu ikatan kovalen dan ikatan ion. Anak kimia pasti akrab banget dengan dua istilah ini nihh.

Kalo ikatan kovalen tuh menahan molekul secara bersamaan sekaligus berbagi elektron. Sedangkan ikatan ion berarti molekul memberikan elektron ke molekul yang lain. Dua jenis ikatan ini yang membuat lendir siput menjadi kuat.

Akhirnya para ahli mencoba membuat bahan dengan mencontoh struktur ini menggunakan polimer buatan yang dilapisi bahan yang disebut “matriks disipatif”. Beghhh istilah apalagi ini. Jadi polimer yang digunakan di sini berkhasiat memberikan daya lengket sementara matriks disipatif tersebut bertindak sebagai peredam luka, serta memberikan kemampuan regangan.

Setelah membuat lem yang diinginkan, para ilmuwan ini melakukan uji coba pada kulit babi, tulang rawan, arteri, jaringan hati dan jantung, termasuk jantung yang menggembung dan berlumuran darah. Dan cukup menakjubkan boiii. Lem ini melebar hingga 14 kali dari panjang aslinya tanpa terlepas dari objek.

Waktu lem ini digunakan untuk menambal lubang di jantung babi, meskipun lem ini ditarik dua kali dari panjang aslinya sebanyak ribuan kali, lem ini tetap bisa nutupin lubangnya lho. Beda lagi nih ketika diterapkan pada permukaan jantung yang berdarah dari babi betina, hasilnya lem ini 8 kali lebih kuat dari lem yang sudah pernah ada sebelumnya.

Lem ini juga diuji coba pada tikus hidup. Tikus dioperasi darurat dengan mengiris jaringan hatinya. Malang nian nasibmu kus. Luka bedahnya ditambal dengan lem ini. Hasilnya ? Tikus tersebut gak ngalamin pendarahan tambahan lho, sampai 2 minggu pasca operasi, plus gak ngalamin efek samping apapun.

Masa depan lem ini masih bergantung pada penelitian klinis lebih lanjut lagi. Wahhh hebat banget deh kalo bisa digunakan di dunia kedokteran, bakal bisa merekatkan luka dengan waktu yang lebih singkat ya. Andai saja suatu hari nanti ada juga lem yang bisa ngeratin hatimu dan hatinya… hmmm Mau nyoba ? hihihi

[Aziz]

Sumber: http://sains.kompas.com/read/2017/08/01/181629623/perekat-mahakuat-dibuat-kini-jantung-pun-bisa-dilem-