Ada yang orang tuanya, pakde nya, budenya, kakek atau nenek nya, mengalami tanda-tanda atau bahkan udah kena osteoporosis?

foto: EndocrineWeb

Osteoporosis atau pengeroposan tulang adalah masalah kesehatan yang disebabkan oleh hormon esterogen yang tidak stabil. Jadinya deh tulang menjadi rapuh dan mudah patah 🙁

Nah baru-baru ini, ada studi kece dari arek-arek Surabaya Universitas Airlangga yang meneliti madu. Lah apa hubungannya sama osteoporosis? Ada hubungannya buk. Menurut penelitian mereka, madu ternyata mampu mencegah osteoporosis.

Madu yang mengandung antioksidan ini diketahui mampu meningkatkan penyerapan kalsium di dalam usus. Daripada pakai obat-obatan kimia dan terapi yang beresiko, ternyata ada lho pencegahan alaminya. Mumpung masih muda yuk kita coba pencegahan osteoporosis ala geng penelitian lima sekawan ini.

Geng penelitian beranggotakan lima orang ini adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan. Samsi Yordan sang ketua and the gank Abdullah Hasib,M. Huda Ramadhan, Salsabila Abani, dan Siti Nur Rohmah melakukan penelitian dengan metode yang berbeda.

Mereka memakai interpretasi Scanning Electron Microscope (SEM). Nah, hasilnya menunjukkan, madu dari lebah Apis Dorsata dapat digunakan sebagai pencegahan osteoporosis. Madu diketahui memiliki kandungan antioksidan, seperti flavonoid dan asam fenolat.

“Flavonols pada madu akan berinteraksi secara langsung dengan esterogen melalui reseptor ER- dan ER-, dan kandungan asam glukonat yang dapat meningkatkan absorbsi kalsium di dalam usus,” jelas Samsi.

Samsi dan tim melakukan penelitian menggunakan hewan coba tikus putih yang diberi perlakuan dengan pengambilan ovarium. Tikus putih nan lucu itu pun diberi madu dengan dosis yang berbeda-beda selama empat bulan, mulai Maret hingga Juni 2017.

Nah, setelah pekan ke-12, tikus dinekropsi untuk pengambilan osfemur yang selanjutnya akan dianalisis menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM).

Baru deh, dari penelitian itu, hasilnya adalaah..

Tulang yang tidak diberi madu menunjukan penurunan mikroarsitektur. Namun pada tulang yang diberi madu dengan dosis tertinggi menunjukan kepadatan tulang dalam keadaan normal dan tidak terjadi penurunan mikroarsitektur tulang.

“Hal ini mengindikasikan bahwa madu lebah Apis dorsata dapat digunakan sebagai obat pencegahan osteoporosis,” ucap Apis, eh ucap Samsi (-_-)

Samsi Yordan berharap, dari penelitian ini masyarakat dapat mengetahui dan lebih memilih memanfaatkan bahan pengobatan yang alami dibandingkan bahan kimia yang dapat memberi efek samping pada tubuh.

Tuh, dengar kata Samsi. Gak ada salahnya kita konsumsi madu tiap hari, buat menjaga kesehatan badan, termasuk tulang-tulangmu! Uhuk.

[Evy]

Sumber: http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/17/07/30/otwr11335-mahasiswa-unair-teliti-lebah-madu-cegah-osteoporosis