Kalau di cerita fiksi ada putri duyung yang air matanya bisa jadi mutiara, ternyata di dunia nyata air mata manusia bisa jadi berguna juga. Bukan mutiara, tapi baterai! Lumayan kan, meski nggak semahal mutiara (?)

Related image

Begini lho bapak-bapak ibu-ibu. Ternyata  air garam, tepatnya larutan sodium sulfat bisa jadi menjadi bahan elektrolit untuk baterai. Para peneliti Universitas Fudan, Cina lah yang berhasil mengembangkan air garam tersebut untuk jadi baterai yang sangat lentur.

Sodium sulfat  sering kita temukan di pencahar dan larutan saline, yang tak lain dan tak bukan, tak dapat dinyana adalah air garam. ^^

Ini nih, larutan saline yang banyak ditemukan dalam tubuh kita sehari-hari, seperti darah, keringat, air mata, sampai air kencing.

Menurut para peneliti, elektolit alami ini lebih aman pada tubuh manusia. Makanya, laik banget lah untuk dijadikan baterai pada perangkat wearable (yang melekat di badan kayak jam tangan) dan alat kesehatan. Aman di tubuh manusia

Kalau amit-amit baterainya bocor, cairan-cairan tersebut tak akan membahayakan organ tubuh kita.

Ssst.. jeung-jeung, bukan mau jelek-jelekin elektrolit lain ya.Wkwk. Tapi larutan elektrolit biasanya ada di baterai-baterai pasaran memang berbahaya. Terdiri dari asam kuat atau racun kimia lainnya. Udah gitu, sifat larutan-larutan ini sangat korosif, mudah terbakar, dan beracun, sehingga sangat berbahaya jika masuk dalam tubuh.

Untuk baterai garam ini sendiri, seperti dipublikasikan dalam jurnal sains Chem, bisa 50 kali dilipat. Wow..

Cara kerja baterai ini adalah menyimpan energi listrik sebagai energi kimia. Baterai garam ini punya tiga komponen utama, yaitu dua elektroda yang mengalirkan listrik (kutub positif dan negatif), serta pasta elektrolit yang ada di antara keduanya.

Baterai itu bekerja dengan cara menyimpan energi listrik sebagai energi kimia. Saat baterai bekerja, ion-ion bakal melepas elektronnya dan mengalir di dalam pasta elektrolit dari satu elektroda ke elektroda lainnya.

Oh iya, baterai ini punya dua macam bentuk lho. Ada yang kayak pita, ada yang mirip dua helai benang kecil. Untuk yang ke dua, benang-benang lucuk dimasukkan dalam sebuah pipa kecil yang berisi larutan elektrolit.

Rencananya sih, baterai yang kaya gini bakal dimanfaatkan untuk membuat sejenis perangkat pakai berbentuk kain atau baju.

Wew, bahkan airmatamu aja ada gunanya. So, jangan pernah merasa putus asa lagi ya gais! Kita semua pasti berguna kok hidup di dunia ini*siapa juga yang lagi putus asa.

[Evy]

Sumber: http://www.suara.com/tekno/2017/08/13/153639/garam-dalam-keringat-dan-air-mata-bisa-tenagai-baterai-jenis-baru