“Komeeeng! Kok kripik pisangnya nggak ditutup lagi, mlempem kan!” Emak misuh-misuh.

“Komeeeeng! Ini susu bubuknya banyak semutnya. Nutupnya nggak kenceng!”

Bukan salah emak Komeng mengandung kalau itu makanan jadi bernasib demikian. Itu semua setelah dibuka, gara-gara nggak ditutup lagi sama Komeng.

Yeah, jauh sebelum sampai ke tangan ibu-ibu dan adek-adek semua, produk ini sudah terkemas dengan serapi mungkin. Secantik mungkin. Uhuy!

Kemasan emang penting banget ternyata buat produk makanan. Bukan cuma untuk menarik hati aja, tapi buat keamanan sang produk itu sendiri. Tak ada salahnya mengemas makanan dengan sebaik dan seaman mungkin. Benernya gitu malah. Yang salah adalah ketika kemasannya ikut kamu makan. Haish!

Pengemasan produk yang oke bisa meningkatkan mutu produk-produk makanan, khususnya olahan ternak. Kemasan yang bagus bisa bikin si produk makanan jadi lebih tahan lama.

Ih kata siapa emang?

Penulis nggak ngasal, pernyataan ini dibilang sama pak Pak Dekan Fakultas Pertanian UGM, Prof. Ali Agus saat hadir dalam rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-48 Fakultas Peternakan  (Fapet) UGM. Tepatnya lagi, dalam Pelatihan Kemasan dan Aplikasinya untuk Produk Makanan Olahan Ternak,’ yang berlangsung di Kampus Fapet UGM, Yogyakarta, Jumat (25/8).

So, pengemasan ini memang penting banget buat brand, serta kualitas dari produk itu sendiri. Kali ini, Direktur Halal Center Fapet UGM, Nanung Danar Dono yang bilang.

Pimpinan Asian Packaging Federation Ariana Susanti  tak ingin ketinggalan untuk mengusung betapa pentingnya kualitas kemasan ini.

“Pengemasan yang baik akan menjaga tingkat kehalalan suatu produk makanan. Kemasan produk makanan juga mampu mendongkrak nilai jual produk yang diproduksi.” – Ariana

Untuk mewujudkan pengamasan makanan kualitas tinggi ini, Fapet akan melakukan kerja sama dengan berbagai pihak.  Ada sosiasi pengemasan wilayah ASEAN (Asean Packaging Federation), Majelis Ulama Indonesia (MUI), beserta instansi pemerintah terkait. Wah keren..keren.

Udah ada kerja sama ini nih. Kelanjutannya gimana?

pengennya sih semua pelaku usaha bisa memanfaatkan kerjasama ini, baik dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), masyarakat yang lagi hits dengan bisnis start-up, juga mahasiswa.

sumber: http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/17/08/25/ov8ox4399-pengemasan-produk-makanan-tingkatkan-mutu-produk

Foto: doesntgrowontrees.co.uk