“Apa persamaan kamu dengan kambing? Sama-sama jarang mandiiii!” *kemudian menghilang.

Kambing, apapun warna bulunya sering “dikambinghitamkan” bahwa dia bau prengus karena jarang mandi. Kasihan. Kambing pun dijauhi. Kasihan. Banyak yang nggak suka daging kambing karena baunya. Kasi… stop. 

Kita mau bicarakan di sini bahwa bau kambing yang prengus ini sebenarnya spesial. Spesial buat kambing itu sendiri.

Dapet bocoran dari Science yang penulis kutip dari Kompas.com,   para ilmuwan Jepang mengungkapkan bahwa fungsi dari prengus kambing adalah untuk melanjutkan keturunannya.

Gak usah mandi atau pakai deodoran, si prengus inilah yang menarik kambing betina.

Dalam jurnal Current Biology, tersebutlah studi dari para peneliti yang mengumpulkan prengus yang keluar dari kepala kambing jantan dengan menggunakan topi penyerap gas yang dibuat khusus. Jangan coba-coba kau membaui topi penyerap gas itu. Wkwk

Terus, senyawa prengus diisolasi untuk menguji cara kerja biologis yang disebut “efek laki-laki”. Ternyata, prengus disebabkan oleh senyawa 4-etiloctanal. Saat menyebar ke udara, senyawa itu berubah menjadi asam 4-etiloktanoat. Itulah yang membuat membuat reaksi kimia hormonal berantai di otak kambing betina dan memicu ovulasi.

Huwala.. biarkanlah kambing hidup dengan caranya. Dan kamu jangan hidup seperti kambing ya! Mbeeek, penulis lanjut nulis yang lain lagi ya..mbeek

Image result for kambing lucu

[evy]

sumber foto: Agribisnis MSG 3

sumber tulisan: http://sains.kompas.com/read/2017/08/28/210700323/jangan-berburuk-sangka-bau-kambing-yang-khas-juga-ada-gunanya